Tugas MAnajemen Strategi

Tugas Manajemen Strategik

 

PT. HERO Supermarket Tbk

Unit Bisnis Giant Hypermarket

Sejarah PT Hero Supermarket Tbk

PT HERO Supermarket adalah salah satu ritel terbesar diIndonesia.HERO didirikan oleh almarhum bapak Saleh Kurnia.Didirikan di Jakarta pada tanggal 5 Oktober 1971. Pada awal perkembangan Hero, di Jakarta pada saat itu, dikenal beberapa supermarket lokal seperti Gelael, Kem Chick dan Grasera. Strategi awal Hero untuk merebut pasar adalah agresifitas dalam penyebaran flyer promosi, penekanan pada kualitas dan kenyamanan berbelanja.

 

HERO melakukan IPO (Initial Public Offering) pada tanggal 21 Agustus 1989. Komposisi pemegang saham per tanggal 25 Juli 2001 adalah sebagai berikut : PT Hero Pusaka Sejati 50.10%, PT Matahari Putra Prima Tbk 10.42%, SSV Netherland BV 10.20%, Mulgrave Corp. BV 7.63%, dan masyarakat 21.65%. Kepemilikan saham langsung HERO oleh Dairy Farm diperkirakan sebesar 7.63%, yaitu melalui Mulgrave Corp. BV.  Selain itu Dairy Farm melalui Mulgrave Corp. BV juga memiliki obligasi konversi sebesar 24.55%. Dengan demikian total kepemilikan Dairy  Farm atas saham HERO adalah 32.18%.

 

HERO SUPERMARKET Tbk sampai bulan Agustus 2001, memiliki 71 gerai Hero PasarSwalayan, 26 gerai Star Mart, 40 gerai Guardian dan 8 gerai Mitra Toko Diskon. Kegiatan usaha anak perusahaan Hero meliputi usaha dagang eceran makanan dan produk terkait melalui PT Trimanunggal Hero Lestari, yang memiliki satu gerai di Cirebon; Dan PT Mitra Hero Pioneerindo (bermitra dengan PT Putra Sejahtera Pioneerindo) yang membawahi gerai fast food California Fried Chicken. Dalam sejarahnya HERO juga memiliki keterkaitan dengan rantai toko TOYS CITY dan PT SUBA INDAH, yaitu pabrik pengolahan dan pengalengan makanan. Untuk mendukung kelengkapan produk dan kemampuan perusahaan menggenjot potensi laba, HERO juga memiliki pusat pengolahan roti (Bakery Processing) dan pengembangan konsep Instore Bakery serta Restoran Siap Saji di dalam gerai-gerainya. Sebuah pusat distribusi didirikan di kawasan industri Cibitung. Untuk mendukung aktivitas distribusi dan logist

 

Giant pertama kali berdiri di Malaysia 40 tahun yang lalu dengan konsep Supermarket, melihat perkembangan bisnis Hypermarket di Malaysia yang demikian cepat, maka pada tahun 1997 untuk pertama kalinya dibuka Giant dengan konsep Hypermarket. Setelah itu diteruskan dengan membuka Giant Hypermarket di Singapore.

Melihat kesuksesan yang telah dicapai Giant Hypermarket Malaysia maupun Singapore maka Management Dairy Farm Internasional, retailer terbesar di wilayah Asia Pasifik yang memiliki lebih dari 2.000 cabang, telah dan akan terus membuka Giant Hypermarket di Indonesia sebagai salah satu unit bisnis dari PT. Hero Supermarket Tbk.

Di. Indonesia, dalam jangka waktu kurang dari setahun Giant membuka empat (4) gerai yakni Giant Villa Melati Mas Serpong pada Juli 2002, dan diikuti Giant Maspion Square Surabaya pada November tahun 2002 sebagai Hypermarket pertama di kota Pahlawan Surabaya, Giant Cimanggis – Bogor pada April 2003 dan Giant Bekasi pada May 2003. Ditargetkan untuk membuka 10 Giant di Indonesia hingga tahun 2005 dan saat ini sudah ada 500 toko di seluruh Indonesia.

Giant memiliki operating philosophy yakni garansi Every Day Low Price ( Harga Murah Setiap Hari ), tag line Big Variety Great Value ( Banyak Pilihan, Harga Lebih Murah ), Range yang besar untuk produk GMS dan Grocery, dengan menyediakan antara 35,000 item sampai 50.000 item, fokus produk lokal dan etnik, fresh market sebagai satu ujung tombak store, dengan memberikan suasana belanja yang unik yaitu suasana pasar tradisional yang nyaman dan bersih, Giant ingin memberikan kepada konsumen pilihan belanja “One Stop Shopping” yang berbeda dari Hypermarket lain.

 

VISI

Menjadiperitelterkemuka di Indonesia darisegipenjualandanjangkapanjangpenciptaannilai stakeholder.

MISI

  1. Kami memiliki 5 merektoko yang dapatmemuaskansemuasegmenpelanggandankitaakanmengembangkannya di seluruh Indonesia, memberikankeuntungandenganmemperkuatpenawaranmasing – masingtoko.
  2. Kami meningkatkandanmemotivasitalentalocalterbaikdalamperusahaan.
  3. Kami berusahakerasmenjadi yang terbaikbagipelangan, lebihsederhanabagikaryawandanmurahbagiperusahaan.
  4. Kami sebagaipeloporritel di Indonesia akanmelanjutkanbekerjasamauntuktumbuhseiringdenganperkembangannegarakita, memajukanperusahaankitadanmeningkatkankesejahteraanparapemangkukepentingan.

TUJUAN

  1. Pemimpinhargamurah di Indonesia.
  2. PemimpindalamPromosi.
  3. Mengembangkan&melatihparakaryawan.

SWOT ANALISIS

INTERNAL FAKTOR

Strength

Faktor strategis Nilai Bobot Rating Skor
 Keuangan ( Sumber dana dari sales ) 4 0.22  4  0.88
Banyak Pilihan produk 4 0.17 3  0.51
Harga Murah 4 0.22 4 0.88
SDM   3  0.17 4 0.51
Advertising  4 0.22 3 0.88
total  18 1  18 3.66

 

weakness

Faktor strategis Nilai Bobot Rating Skor
Customer Service

3

0.9

-2

-0.38

Penyimpanan barang

4

0.25

-1

-0.25

Quality Control

4

0.25

-3

-0.75

Teknologi

2

0.13

-2

-0.26

Kondisi Toko

3

0.19

-2

-0.38

Total

16

1

 -10

 -2.02

 

EKSTERNAL FACTOR

 

OPPORTUNITY(PELUANG)

FAKTOR STRATEGIS NILAI BOBOT RATING SKOR
Advertisement 4 0.21 4 0.84
SDM yang memadai 4 0.21 3 0.63
Lokasi yang strategis 3 0.16 2 0.32
Penyesuaianhakhakkaryawan 4 0.21 4 0.84
Variasiprodukdenganhargabersaing 4 0.21 3 0.63
Total 19 1 16 3.89

 

THREATH(ANCAMAN)

FAKTOR STRATEGIS NILAI BOBOT RATING SKOR
Kenaikan harga product 4 0.19 -2 -0.38
Persaingan harga 3 0.14 -2 -0.28
Kebijakan pemerintah ttg pembatasan barang impor 4 0.19 -3 -0.57
Kurang tersedianya produk impor dr suplier 3 0.14 -2 -0.28
Menjamurnya minimarket kecil 3 0.14 -2 -0.28
Tuntutan kenaikan gaji oleh serikat pekerja 4 0.19 -3 -0.57
Total 21 1 -14 -2.36

 

Analisis matrik SWOT

Berdasarkan data yang ada pada tabel tersebut diatas,maka dapat diperoleh

  1. Total skor Kekuatan                   :           3.66
  2. Total Skor Keemahan                 :           -2.02
  3. Total Skor Peluang                    :           3.89
  4. Total skor  Ancaman                  :           -2.36

 

 

matrik swot new

Penentuan titik koordinat dapat dihitung sebagai berikut:

  1. Koordinat Analis Internal

(Total skor kekuatan-Total Skor Kelemahan):2=(3.66-2.02):2= 0.82

  1. Koordinat analisis Eksternal

(Total Skor Peluang-total Skor Ancaman):2=(3.89-2.36):2=1.53

Setelah ditemukan titik pertemuan diagonal diagonal tersebut,maka posisis unit usaha berada pada kuadran I,namun perlu diadakan penyempurnaan analisa dengan menghitung luasan wilayah pada tiap tiap kuadran.hasil perhitungan dari masing masing kuadran dapat dilihat pada tabel berikut:

 

Kuadran Posisi titik Luas matrik Ranking Prioritas Strategi
I (3.66;3.89) 14.24 1 Growth
II (2.02;3.89) 7.86 3 Stabilitas
III (2.02;2.36) 4.76 4 Penciutan
IV (3.66;2.36) 8.64 2 Kombinasi

 

Berdasarkan tabel diatas maka diperoleh ranking luas matri sebagai berikut:

  1. Ranking 1 :terletak pada kuadran I dengan luasan matrik 14.24
  2. Ranking 2 : terletak pada kuadran IV dengan luasan matrik 8.64
  3. Ranking 3 : terletak pada kuadran II dengan luasan matrik 7.86
  4. Ranking 4: terletak pada kuadran III dengan luasan matrik 4.76

Dengan memiliki keunggulan pada kuadran I,maka PT HERO Supermarket (unit bisnis Giant Hypermarket) dapat menggunakan kekuatan  perusahaan untuk mengambil setiap keunggulan pada kesempatan yang ada

STRATEGI  PT HERO Supermarket Tbk

Stretegi Umum

Matrik-Strategi-Umum

Dari diagram SWOT diatas PT HERO Supermarket pada posisi kudran I dimana mengindikasikan adanya  tingkat persaingan dan pertumbuhan pasar yang tinggi,maka yang dapat dilakukan oleh Giant Maspion Surabaya  adalah:

Intergrasi kedepan(forward Intergration) yakni dengan mendapatkan kepemilikan atau meningkatkan kontrol terhadap pejalur atau penjual eceran,karena jalur distribusi yang ada sangat mahal,kualitas terbatas dan tidak dapat mendistribusikan dengan cepat.selain itu PT HERO Supermarket  juga memiliki kemampuan akan modal dan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk mengelola bisnis baru,produk yang stabil lebih diutamakan,sehingga dapat diprediksi  permintaan akan produk perusahaan melalui distributor.

Faktor Penentu Keberhasilan

  • Sumber dana dari sales
  • Sumber Daya Manusia

Output

  • Berbagai produk baru dengan brand GIANT

Outcame

  • Bertambahnya income dari penjualan barang dengan brand GIANT


 

4 P

 

Carrefour

 

Giant

 

Keterangan

 

Action Plan

 

Price

 

 

Unggul

 

Low Prices,sesuai target pasar

 

Low Prices,more customer

 

Produk

 

Unggul

 

 

 

Range Item lebih banyak

 

Membuat brand baru (Private label) dengan harga lebih terjangkau

 

Place

 

Unggul

 

 

 

Terdapat disemua mall terkemuka

 

Membuka unit baru setara dengan kelas supermarket khususnya diluar jawa

 

 

Promotion

 

Unggul

 

 

 

 weekly promotion program on tv

 

Menambah jumlah rekame dimedia massa(koran),baliho,radiio

 

Analisis pesaing Dan Strategi  Bersaing(Pesaing utama)

 

4 P Carrefour Giant Keterangan Action Plan
Price Unggul Low Prices,sesuai target pasar Low Prices,more customer
Produk Unggul Range Item lebih banyak Membuat brand baru (Private label) dengan harga lebih terjangkau
Place Unggul Terdapat disemua mall terkemuka Membuka unit baru setara dengan kelas supermarket khususnya diluar jawa 
Promotion Unggul weekly promotion program on tv Menambah jumlah rekame dimedia massa(koran),baliho,radiio

 

 

 

 

TABEL KPI

UNIT

KPI

UKURAN

BASE LINE

SASARAN

REALITA

PENCAPAIAN

SKOR

(Key Perform indicator) HASIL WAKTU HASIL WAKTU
                   
MARKETING Giant semakin banyak dikenal bertambahnya jumlah konsumen konsume konsumen 2 tahun konsumen 1 tahun

30%

30%

  masyarakat dengan jargon harga  yang berbelanja kelas kalangan   kalangan      
  termurah   menengah atas   atas      
       bawah            
CUSTOMER Semakin banyak konsumen yang puas konsumen bertambah pertambahan

1500

I tahun

500

6 bulan

30%

30%

  akan pelayanan karyawan   konsumen pelanggan   customer      
      1500 konsumen pertahun          
DIVISI Variasi produk Bertambahnya variasi produk pertambahan 500 produk 1 tahun 200 produk 6 bulan

25%

25%

PENGADAAN   dengan harga terjangkau produk            
BARANG                  

SKOR KINERJA

85%

`SKOR KINERJA RATA RATA

28%

 

TABEL ANALISA PESAING HERO Supermarket Tbk DENGAN PRODUK PENGGANTI (SUBTITUSI)

4P Hypermart Makro KETERANGAN ANTION PLAN
PRODUK UNGGUL - Produk lebih bervariasi Menambah variasi produk dengan program kemitraam dengan umkm
PRICE Unggul - Program harga lebih murah dengan kartu kredit hypermart Membuat program yang sama yaitu harga lebih murah dengan kartu permata Hero Card
PROMOTION Unggul - Iklan televisi program promosi hipermart Membuat program promosi potongan harga untuk BBM via radio dan media cetak
PLACE Unggul Letak strategis dalam pusat perbelanjaan Menambah unit bisnis baru diluar pulau jawa dimana belum banyak hypermarket lain ada

Pelanggaran Etika Periklanan

Tugas Pelanggaran etika periklanan PENDAHULUAN Perkembangan dunia industri dan perdagangan semakin pesat,untuk itu dibutuhkan adanya sarana sebagai media penyampaian informasi produk atau jasa.menurut kamus istilah iklan adalah adalah iklan /ik·lan/ n 1 berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pd barang dan jasa yg ditawarkan; 2pemberitahuan kpd khalayak mengenai barang atau jasa yg dijual, dipasang di dl media massa (spt surat kabar dan majalah) atau di tempat umum. Periklanan adalah proses pembuatan dan penyampaian pesan yang dibayar dan disampaikan melalui sarana media massa yang bertujuan membujuk kosumen untuk melakukan tindakan membeli/mengubah perilakunya. DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN IKLAN/REKLAME 1.UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN 2.UU RI Nomor 40 Tahun 1999 3.UU RI Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Penyiaran

4.UU RI Nomor 7 Tahun 1996 Tentang Pangan 5.PP RI Nomor 69 Tahun 1999 Tentang Label dan Iklan Pangan 6. ACUAN – Keputusan Menteri Kesehatan RI No. (rancangan) Tentang Petunjuk Pelaksanaan PP RI Nomor 69 Tahun 1999 Tentang Label dan Iklan Pangan – PP RI No.81 Tahun 1999 Tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan – PP RI No.38 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas PP No.81 Tahun 1999 Tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan. – Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 368/Men.Kes/SK/IV/1994 Tentang Pedoman Periklanan Obat Bebas, Obat Tradisional, Alat Kesehatan, Kosmetika, Perbekalan Kesehatan, Rumah Tangga, Makanan, dan Minuman. – Tata Krama dan Tata Cara Periklanan Indonesia yang disempurnakan
. PEMBAHASAN
1.Contoh iklan dari sudut pandang tempat/tata letak
lokasi :jalan Jemur Sari Ulasan: brosur iklan produk rokok tersebut direkatkan pada  media tembok sehingga mengotori fasilitas umum(terkesan kotor dan merusak tata kota).hal tersebut melanggar perda no 8 Th 2006 tentang penyelenggaraan reklame dan pajak reklame BAB I ayat 18 yang berbunyi : reklame selebaran adalah reklame berbentuk selebaran lepas,diselenggarakan dengan cara disebarkan,diberikan atau dapat diminta dengan ketentuan tidak ditempelkan,dilekatkan,dipasang,digantung pada benda lain,termasuk didalamnya adalah brosur,leaflet,dan reklame dalam undangan
2.Dari sudut pandang tata
letak lokasi :jalan kertajaya Ulasan: iklan reklame partai tersebut tidak sesuai perda no 8 tahun 2006 pasal 15,karena dalam iklan tersebut tidak mencantumkan plat izin atau masa berlaku izin reklame,selain itu reklame tersebut kurang aman,karena apabila terjadi hujan atau angin,dikhawatirkan akan ambruk kejalan,sehingga mengenai kendaraan atau pemakai jala
PERANG IKLAN KUKUBIMA ENERGIE DAN ENERGYJUSS(E-JUSS)
 Iklan merupakan salah satu sarana penyampaian informasi mengenai suatu produk kepada masyarakat sehingga menarik konsumen untuk membeli produk tersebut.Beberapa media yang dapat dijadikan saana antara lain radio,televisi,koran,majalah,tabloid,situs web dll.media televisi dinilai lebih efektif dalam menarik konsumen selain didukung audio visual dibandingkan dengan media yang lain yang hanya didukung oleh visual atau audio saja,iklan televisi juga mampu mempengaruhi emosional pemirsanya,sehingga membeli produk tersebut.
dengan banyaknya iklan televisi yang ada menimbulkan adanya persaingan/perang iklan.para pelaku bisnis saling berlomba lomba dalam menampilkan iklan produk mereka,tak jarang iklan satu dengan yang lain saling menyindir dan menjelekkan produk lainnya. berikut contoh persaingan iklan dengan categori produk minuman energi yang sama disertainya dengan analisanya
DENGAN
 Dari iklan diatas kita dapat bandingkan dari segi pemain iklan nya kukubima energi menggunakan mabah Marijan sebagai tokoh iklan karena peran mbah marijan sebagai tokoh masyarakat jawa tengah dimana beliau adalah  juru kunci  gunung merapi yang meletus pada beberapa waktu yang lalu,menggunakan jargon “Kukubima Energi Rosa”(logat jawa dibaca”kukubima Energi Roso “yang artinya kuat). Roso! Roso! Jargon iklan minuman energi Kuku Bima Energi milik PT Sidomuncul lekat dengan sosok Mbah Maridjan sang juru kunci Gunung Merapi. Meski Mbah Maridjan sendiri sudah tiada, iklan ini pun akan tetap ditayangkan PT Sidomuncul. Namun Iklan ini akan ditayangkan dengan jargon yang berbeda.”Mengenai iklan, Sidomuncul akan terus menayangkan iklan Mbah Maridjan dengan jargon iklan baru ‘Hidup adalah Kehormatan’,” ujar Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat di RS Sardjito, Jl Kesehatan, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10/2010).Irwan mengaku iklan ini bukan mengenang sosok Mbah Maridjan. Konsep iklan ini yakni kematian dan kehidupan adalah rahasia Tuhan. Mbah Maridjan dinilai sosok yang pemberani, sederhana, dan setia melaksanakan tanggung jawab sampai akhir hayatnya.”Iklan yang lama selesainya baru tahun depan. Kita masih konsep untuk iklan baru ini,” ujarnya.

Irwan mengatakan, royalti dari iklan baru ini nantinya akan diberikan kepada warga di sekitar rumah Mbah Maridjan yang ikut hancur terkena semburan wedhus gembel Gunung Merapi, terutama keluarganya. “Sidomuncul tidak suka gonta ganti ikon Kuku Bima. Tetap Mbah Maridjan, tak tergantikan,” jelasnya.

tak mau ketinggalan dengan produk Kukubima,produk Energi-Juss(E-juss)juga meluncurkan iklan dengan Didi kempot sebagai tokoh iklan.Didi kepot dikenal sebagai seniman jawa tengah yang  membawakan lagu jawa dengan genre jawa dangdut.perang iklan antara Kukubima Energi dengan iklan energi juss sangat kentara lantaran diakhir iklan bintang e-juss ini mengatakan “bukan rasa rasa”.
kalimat tersebut dapat diartikan bukan rasa roso(kuat)  yang mana notabenenya rasaroso adalah slogan dari iklan kukubima energi

Perbedaan Norma,Etika,dan Moral

Link

Perbedaan Norma,Etika dan Moral

Berikut kami sajikan perbedaan antara norma,etika dan moral

  1. ETIKA

Etika berasal dari kata “Ethos” yang berarti adat kebiasaan yakni perilaku yang dilakukan secara terus menerus  yang kemudian dinilai baik dan buruknya,boleh atau tidak,pantas atau tidak pantas.

Dari perspektif filsafat  etika merupakan cabang filsafat yang mempelajari tingkah laku manusia dinilai dari segi baik buruk,baik dan jahat yang dillakukan secara sadar,bebas dan disengaja.sebab perilaku yang dilakukan secara tidak sadar tidak bebas dan tidak disengaja tidak boleh diberi sangsi.kalaupun diberi sanksi akan lebih ringan atau paling ringan

 

Etika terdiri dari etika Umum dan etika Khusus.Etika Umum adalah aturan/prinsip yang berlaku bagi setiap tindakan manusia,sedangkan etika khusus membahas prinsip prinsip yang ada hubungannya dengan berbagai tindakan manusia

 

Etika khusus terdiri atas etika individu dan etika sosial.etika individu membahas kewajiban manusia  kepada dirinya sendiri,etika sosial membahas kewajiban kewajiban diri sendiri kepada manusia yang lain dalam lingkup kehidupan bermasyarakat.

 

 

 

  1.  Moral

Yakni  tradisi kepercayaan mengenai  perilaku benar dan salah.Norma moral adalah sistem aturan yang berlaku bagi manusia yang bersumber  dari hati nurani manusia

Moral dapat dikatakan sama satu dengan manusia yang lain,karena bersumber pada hati nurani manusia.Didalam hati nurani manusia  terdapat fungsi yang sudah ada sejak lahir kesadaran ini muncul bersamaan dengan perkembangan tingkat kedewasaan manusia. Yang menjadi dasar moral adalah: kesamaan mengenai harkat dan martabat yang sama,semua warga negara mempunyai status dan kedudukan yang sama

 

  1. Norma

Merupakan sistem aturan hidup yang bersumber pada kesepakatan kesepakatan yang  diciptakan oleh dan dalam komunitas pada wilayah tertentu.

norma dibedakan menjadi dua yaitu:

a.Norma Umum

adalah  aturan yang bersifat umum dan universal  meliputi :

  • Norma Hukum : aturan sosial yang dibuat oleh lembaga-lembaga tertentu, misalnya pemerintah, sehingga dengan tegas dapat melarang serta memaksa orang untuk dapat berperilaku sesuai dengan keinginan pembuat peraturan itu sendiri. Pelanggaran terhadap norma ini berupa sanksi denda sampai hukuman fisik (dipenjara, hukuman mati)
  • Norma sopan santun:

peraturan hidup yang timbul dari hasil pergaulan sekelompok itu. Norma kesopanan bersifat relatif, artinya apa yang dianggap sebagai norma kesopanan berbeda-beda di berbagai tempat, lingkungan, atau waktu.

  • Norma kesusilaan : Norma kesusilaan adalah norma yang bersumber dari hati nurani (batin) manusia agar manusia selalu berbuat kebaikan dan tidak melakukan perbuatan yang tercela. Pada dasarnya setiap manusia memiliki hati nurani yang sama dan selalu mengajak pada kebaikan dan kebenaran. Karenanya, ketika melakukan pelanggaran terhadap teguran hati nurani, akan timbul penyesalan dan rasa kecewa yang mendalam. Inilah sanksi yang diterima saat melanggar norma kesusilaan.

 

  • Perbedaan norma hukum dan norma social adalah:

Norma hukum

* Aturannya pasti (tertulis)

* Mengikat semua orang

* Memiliki alat penegak aturan

* Dibuat oleh penegak hukum

* Bersifat memaksa

* Sanksinya berat

 

  • Norma social:

* Kadang aturannya tidak pasti dan tidak tertulis

* Ada/ tidaknya alat penegak tidak pasti (kadang ada, kadang tidak ada)

* Dibuat oleh masyarakat

* Bersifat tidak terlalu memaksa

* Sanksinya ringan

b.Norma Khusus

adalah merupakan aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan khusus atau kehidupan khusus.

Posted by:

Sudarnik

01110068

 

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

PT TIRTA INVESTAMA(AQUA)

TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN

Untuk Memenuhi Tugas Etika Bisnis

 

DISUSUN OLEH:

SUDARNIK

JURUSAN AKUNTANSI

UNIVERSITAS NAROTAMA

SURABAYA

2011

 

 

KATA PENGANTAR

 

Penyusun memanjatkan  puji syukur  ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan petunjuk-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan karya tulis dengan judul “Komitmen Aqua Terhadap Kelestarian Lingkungan”.

Dalam penulisan karya tulis ini, penyusun banyak memperoleh bantuan dari berbagai pihak, baik secara materil maupun nonmateril. Pada kesempatan ini, penyusun mengucapkan terima kasih kepada :

1.       Ibu Ayu , selaku dosen Etika Bisnis yang dengan sabar membimbing penyusun dalam penulisan karya tulis ini.

2.       Keluarga penyusun atas kesabaran dan pengertiannya dengan penuh kasih sayang serta memberikan dukungan kepada penyusun.

3.       Semua pihak yang telah membantu menyelesaikan karya tulis ini.

Penyusun juga menyadari bahwa karya tulis yang disusun masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, segala masukan, kritik, dan saran yang membangun dari berbagai pihak, sangat diharapkan penyusun guna memperbaiki karya tulis selanjutnya.

Akhir kata, penyusun berharap semoga karya tulis ini bermanfaat bagi seluruh pihak yang membutuhkan.

 

Surabaya,02 Oktober 2012

 

 

Penyusun

 

 

 


 

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL`……………………………………………………………         i

DAFTAR ISI………………………………………………………………………..        ii

KATA PENGANTAR…………………………………………………………..       iii

BAB I     PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Kasus………………………………………..        1

B.   Rumusan Masalah…………………………………………….        2

C.  Metode Penulisan……………………………………………..        2

BAB II    LANDASAN TEORI

A.  Pengertian CSR…………………………………………………        3

B.   Sejarah CSR……………………………………………………..        4

C.  Dasar Hukum…………………………………………………..        6

D.  Alasan Terkait Bisnis…………………………………………        6

E.   Prinsip-Prnsip yang Harus Dipegang dalam

Melaksanakan CSR……………………………………………        7

F.      Indikator Keberhasilan CSR……………………………….        8

BAB III   PEMBAHASAN

A.    Dampak Negatif bagi  masyarakat tanpa adanya CSR ………………..         9

B.      Dampak Positif CSR terhadap Masyarakat…………      10

C.     Upaya Penerapan Tanggung Jawab Sosial

Perusahaan Aqua untuk Berkembang………      10

D.    Bentuk Tanggung Jawab Sosial AQUA

Terhadap masyarakat      11

BAB IV.. PENUTUP

A.    Kesimpulan………………………………………………………      13

B.      Saran……………………………………………………………….      13

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………      14

DAFTAR LAMPIRAN………………………………………………………….      15


 

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Kasus

Air merupakan sumber kehidupan.Tanpa air maka tiada kehidupan.Mengingat begitu pentingnya air maka sudah menjadi kewajiban bagi kita semua untuk tetap menjaga kelestariannya.Hal itulah yang mendasari PT TIRTA INVESTAMA sebagai produsen AQUA untuk menjaga kelestarian sumber sumber air sehingga  kelestarian sumber air dapat dijaga(tidak hilang).

Perseroan telah berdiri selama hampir 36 tahun dan selama itu pula Perseroan sangat bergantung pada sumber daya air sebagai bahan baku utamanya. Ketersediaan air untuk kelangsungan usaha Perseroan sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sumber air yang tidak terlepas dari keberadaan masyarakat yang tinggal dalam radius tertentu di sekitarnya yang merupakan bagian dari lingkungan itu sendiri. Perseroan menyadari pentingnya keseimbangan antara sumber air, Perseroan dan masyarakat di lingkungan sekitar sebagai salah satu syarat terciptanya pertumbuhan berkelanjutan. Perseroan berkomitmen menjalankan berbagai kegiatan atau program dalam rangka menciptakan keseimbangan serta wujud Tanggungjawab Sosial Perseroan. Perseroan sudah menerapkan pendekatan berbasis masyarakat dalam menjalankan program-program sosialnya dengan melakukan kemitraan dengan masyarakat, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan yanglain. Pertumbuhan Berkelanjutan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Sustainable Development and Corporate Social Responsibility – SD&CSR) telah menjadi bagian dari kebijakan strategis Perseroan di bawah payung “AQUA Lestari”, yaitu perkembangan berkelanjutan berbasis masyarakat.

Pembangunan yang dilakukan besar-besaran di Indonesia dapat meningkatkan kemakmuran namun disisi lain hal ini juga dapat membawa dampak negatif terhadap lingkungan hidup. Dampak yang diakibatkan dari pencemaran lingkungan yang disinyalir dari buangan proses sebuah industri mengakibatkan rusaknya ekosistem (pencemaran terhadap ikan dan air) serta mengakibatkan sejumlah penyakit dimasyarakat sekitar

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka kami tertarik untuk membuat karya tulis tentang bentuk tanngung jawab perusaan terhadap masyarakat.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas permasalahan yang kami bahas yaitu :

  1. Apakah dampak negatif yang ditimbulkan oleh PT Tirta Investama tanpa adanya  air masyarakat ?
  2.   Seberapa jauhkah CSR berdampak positif bagi masyarakat ?
  3. Bagaimana upaya penerapan tanggung jawab sosial perusahaan PT. Tirta Investama(Aqua) untuk  berkembang bersama masyarakat?
  4. Bagaimanakah bentuk tanggung jawab sosial  PT Tirta Investama mengenai kelestarian  sumber air  yang ada dimasyarakat?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

LANDASAN TEORI

Dalam penyusunan karya tulis ini, kami menggunakan teori-teori yang sudah ada untuk mendukung kebenaran data karya tulis kami. CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan“, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus berdasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

 

A. Pengertian CSR

Corporate Social Responsibility (CSR) ialah sebuah pendekatan dimana perusahaan mengintegrasikan kepedulian sosial di dalam operasi bisnis mereka dan dalam interaksi mereka dengan para stakeholder berdasarkan prinsip kemitraan dan kesukarelaan (Nuryana, 2005)

Menurut Zadek, Fostator, Rapnas

CSR adalah bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bersaing jagka panjang yang berorientasi pada avokasi pendampingan & kebijakan publik.

CSR (Program Corporate Social Reponsibility) merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh perusahaan sesuai dengan isi pasal 74 Undang-undang Perseroan Terbatas (UUPT) yang baru. Undang-undang ini disyahkan dalam sidang paripurna DPR.

Dalam pasal 74 ayat 1 diatur mengenai kewajiban Tanggungjawab sosial dan lingkungan bagi perseroan yang menangani bidang atau berkaitan dengan SDA, ayat 2 mengenai perhitungan biaya dan asas kepatutan serta kewajaran, ayat 3 mengenai sanksi, dan ayat 4 mengenai aturan lanjutan. Ketiga, Undang-Undang No.25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Pasal 15 (b) menyebutkan bahwa “Setiap penanam modal berkewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan”.

Namun UU ini baru mampu menjangkau investor asing dan belum mengatur secara tegas perihal CSR bagi perusahaan nasional. Tentu saja kedua ketentuan undang-undang tersebut diatas membuat fobia sejumlah kalangan terutama pelaku usaha swasta lokal. Apalagi munculnya Pasal 74 UU PT yang terdiri dari 4 ayat itu sempat mengundang polemik. Pro dan kontra terhadap ketentuan tersebut masih tetap berlanjut sampai sekarang. Kalangan pelaku bisnis yang tergabung dalam Kadin dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang sangat keras menentang kehadiran dari pasal tersebut.

Jika ditarik pada berbagai pengertian di atas maka CSR merupakan komitmen perusahaan terhadap kepentingan pada stakeholders dalam arti luas dari sekedar kepentingan perusahaan belaka. Dengan kata lain, meskipun secara moral adalah baik bahwa perusahaan maupun penanam modal  mengejar keuntungan, bukan berarti perusahaan ataupun penanam modal   dibenarkan mencapai keuntungan dengan mengorbankan kepentingan-kepentngan pihak lain yang terkait.

 

B. Sejarah CSR

Istilah CSR pertama kali menyeruak dalam tulisan Social Responsibility of the Businessman tahun 1953. Konsep yang digagas Howard Rothmann Browen ini menjawab keresahan dunia bisnis. Belakangan CSR segera diadopsi, karena bisa jadi penawar kesan buruk perusahaan yang terlanjur dalam pikiran masyarakat dan lebih dari itu pengusaha di cap sebagai pemburu uang yang tidak peduli pada dampak kemiskinan dan kerusakan lingkungan. Kendati sederhana, istilah CSR amat marketable melalu CSR pengusaha tidak perlu diganggu perasaan bersalah.

CSR merupakan tanggung jawab  aktivitas sosial kemasyarakatan yang tidak berorientasi profit.

§      John Elkington dalam buku ”Triple Bottom Line” dengan 3P tipe yaitu:

Profit à Mendukung laba perusahaan

People à Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Planet à meningkatkan kualitas lingkungan

Pengertian CSR sangat beragam. Intinya, CSR adalah operasi bisnis yang berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan secara finansial, tetapi untuk pembangunan sosial-ekonomi kawasan secara holistik, melembaga, dan berkelanjutan. Beberapa nama lain yang memiliki kemiripan dan bahkan sering diidentikkan dengan CSR adalah corporate giving, corporate philanthropy, corporate community relations, dan community development.

Ditinjau dari motivasinya, keempat nama itu bisa dimaknai sebagai dimensi atau pendekatan CSR. Jika corporate giving bermotif amal atau charity, corporate philanthropy bermotif kemanusiaan dan corporate community relations bernapaskan tebar pesona, community development lebih bernuansa pemberdayaan.

Dalam konteks global, istilah CSR mulai digunakan sejak tahun 1970-an dan semakin populer terutama setelah kehadiran buku Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line in 21st Century Business (1998) karya John Elkington. Mengembangkan tiga komponen penting sustainable development, yakni economic growth, environmental protection, dan social equity yang digagas the World Commission on Environment and Development (WCED) dalam Brundtland Report (1987), Elkington mengemas CSR ke dalam tiga fokus: 3P (profit, planet, dan people). Perusahaan yang baik tidak hanya memburu keuntungan ekonomi belaka (profit), tetapi memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan (planet) dan kesejahteraan masyarakat (people).

Di Indonesia, istilah CSR semakin populer digunakan sejak tahun 1990-an. Beberapa perusahaan sebenarnya telah lama melakukan CSA (corporate social activity) atau aktivitas sosial perusahaan. Walaupun tidak menamainya sebagai CSR, secara faktual aksinya mendekati konsep CSR yang merepresentasikan bentuk “peran serta” dan “kepedulian” perusahaan terhadap aspek sosial dan lingkungan.

Melalui konsep investasi sosial perusahaan seat belt, sejak tahun 2003 Departemen Sosial tercatat sebagai lembaga pemerintah yang aktif dalam mengembangkan konsep CSR dan melakukan advokasi kepada berbagai perusahaan nasional. Kepedulian sosial perusahaan terutama didasari alasan bahwasannya kegiatan perusahaan membawa dampak (baik maupun buruk) bagi kondisi lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar perusahaan beroperasi.

Selain itu, pemilik perusahaan sejatinya bukan hanya shareholders atau para pemegang saham, melainkan pula stakeholders, yakni pihak-pihak yang berkepentingan terhadap eksistensi perusahaan. Stakeholders dapat mencakup karyawan dan keluarganya, pelanggan, pemasok, masyarakat sekitar perusahaan, lembaga-lembaga swadaya masyarakat, media massa, dan pemerintah selaku regulator.

 

C.  Dasar  Hukum

Landasan hukum yang menyangkut CSR terdapat dalam:

UU. 40 tahun 2007 yang berisi peraturan mengenai diwajibkannya melakukan CSR. Direksi yang bertanggung jawab bila ada permasalahan hukum yang menyangkut perusahaan & CSR.

Penjelasan pasal 15 huruf b UU Penanaman Modal menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan “tanggung jawab sosial perusahaan” adalah tanggung jawab yang melekat pada setiap perusahaan penanaman modal untuk tetap menciptakan hubungan yang serasi, seimbang, dan sesuai dengan lingkungan, nilai, norma, dan budaya masyarakat setempat “.

Pasal 1 angka 3 UUPT , tangung jawab sosial dan lingkungan adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat maupun masyarakat pada umumnya.

 

 

D.  Prinsip-Prinsip yang Harus Dipegang dalam Melaksanakan CSR

Prinsip pertama adalah kesinambungan atau sustainability. Ini bukan berarti perusahaan akan terus-menerus memberikan bantuan kepada masyarakat. Tetapi, program yang dirancang harus memiliki dampak yang berkelanjutan. CSR berbeda dengan donasi bencana alam yang bersifat tidak terduga dan tidak dapat di prediksi. Itu menjadi aktivitas kedermawanan dan bagus.

Prinsip kedua, CSR merupakan program jangka panjang. Perusahaan mesti menyadari bahwa sebuah bisnis bisa tumbuh karena dukungan atmosfer sosial dari lingkungan di sekitarnya. Karena itu, CSR yang dilakukan adalah wujud pemeliharaan relasi yang baik dengan masyarakat. Ia bukanlah aktivitas sesaat untuk mendongkrak popularitas atau mengejar profit.

Perinsip ketiga, CSR akan berdampak positif kepada masyarakat, baik secara ekonomi, lingkungan, maupun sosial. Perusahaan yang melakukan CSR mesti peduli dan mempertimbangkan sampai kedampaknya.

Prinsip keempat, dana yang diambil untuk CSR tidak dimasukkan ke dalam cost structure perusahaan sebagaimana budjet untuk marketing yang pada akhirnya akan ditransformasikan ke harga jual produk. “CSR yang benar tidak membebani konsumen.

 

F.  Indikator Keberhasilan CSR

Indikator keberhasilan dapat dilihat dari dua sisi perusahaan dan masyarakat. Dari sisi perusahaan, citranya harus semakin baik di mata masyarakat. Sementara itu, dari sisi masyarakat, harus ada peningkatan kualitas hidup. Karenanya, penting bagi perusahaan melakukan evaluasi untuk mengukur keberhasilan program CSR, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Satu hal yang perlu diingat, “Salah satu ukuran penting keberhasilan CSR adalah jika masyarakat yang dibantu bisa mandiri, tidak melulu bergantung pada pertolong orang lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PEMBAHASAN

  1. 1.       Dampak Negatif

a)      Bagi masyarakat tanpa adanya CSR

Dampak yang mungkin terjadi pada masyarakat tanpa adanya  CSR PT.Tirta Investama(Aqua) yaitu :

  1. Kurangnya suply air bersih kepada masyarakat sekitar sumber air

Abdul Jalil, salah seorang warga Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur setiap hari rutin mencari air bersih ke bak penampungan di kampungnya.

Untuk mendapatkan air bersih sebanyak tiga jerigen masing-masing berisi 35 liter ia harus bersabar antre dengan warga lainya. Sebab saat-saat musim kemarau ini debit air di bak penampungan turun drastis.Karena itu, warga harus antre dengan cara meninggalkan jerigennya berjajar di sekitar bak penampungan. Warga juga harus sabar menanti urutan antreannya karena kucuran airnya di bak mandi pada saat musim kemarau ini sangat kecil.

Akibatnya, warga terpaksa harus turun mengambil air bersih ke Banyubiru sejauh 3 kilometer, atau mengambil air di sumur pompa bantuan sebuah perusahaan penambangan batu yang cuma mengalir pada siang hari saja.

  1. Kurangnya perbaikan kesejahteraan masyarakat

Dengan adanya CSR diharapkan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan pada akhirnya tercapai kesejahteraan masyarakat

 

.

 

b)Bagi Perusahaan tanpa adanya CSR

  1. Ketersediaan air untuk kelangsungan usaha Perusahaaan terganggu.

Ketersediaan air untuk kelangsungan usaha Perseroan sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sumber air yang tidak terlepas dari keberadaan masyarakat yang tinggal dalam radius tertentu di sekitarnya yang merupakan bagian dari lingkungan itu sendiri.

  1. Kurangnya empati masyarakat terhadap perusahaan

Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan mempunyai tanggung jawab sosial kepada masyarakat turut mempengaruhi konsumen untuk tetap setia pada produk dari perusahaan tersebut.

 

 

2.      Dampak Positif CSR terhadap Masyarakat

Dampak Positif CSR terhadap Masyarakat Sekitar, antara lain:

  1. Kebutuhan masyarakat sekitar dapat terpenuhi
  2. Upaya perbaikan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kesehatan lingkungan.
  3. Pemantauan dan pengurangan emisi karbon serta
  4. Akses air bersih dan penyehatan lingkungan
  5. Meningkatkan taraf pendidikan masyarakat
  6. Megembangkan masyarakat menuju desa sosio eko bisnis

 

 

 

 

 

Dampak positif CSR bagi perusahaan

  1. Meningkatkan Citra PerusahaanDengan melakukan kegiatan CSR, konsumen dapat lebih mengenal perusahaan sebagai perusahaan yang selalu melakukan kegiatan yang baik bagi masyarakat.
  2.  Memperkuat “Brand” Perusahaan.

Melalui kegiatan memberikan product knowledge kepada konsumen dengan cara membagikan produk secara gratis, dapat menimbulkan kesadaran konsumen akan keberadaan produk perusahaan sehingga dapat meningkatkan posisi brand perusahaan

  1. Mengembangkan Kerja Sama dengan Para Pemangku Kepentingan

Dalam melaksanakan kegiatan CSR, perusahaan tentunya tidak mampu mengerjakan sendiri, jadi harus dibantu dengan para pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, masyarakat, dan universitas lokal. Maka perusahaan dapat membuka relasi yang baik dengan para pemangku kepentingan tersebut.

  1. Membedakan Perusahaan dengan Pesaingnya

Jika CSR dilakukan sendiri oleh perusahaan, perusahaan mempunyai kesempatan menonjolkan keunggulan komparatifnya sehingga dapat membedakannya dengan pesaing yang menawarkan produk atau jasa yang sama.

  1. Menghasilkan Inovasi dan Pembelajaran untuk Meningkatkan Pengaruh Perusahaan

Memilih kegiatan CSR yang sesuai dengan kegiatan utama perusahaan memerlukan kreativitas. Merencanakan CSR secara konsisten dan berkala dapat memicu inovasi dalam perusahaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan peran dan posisi perusahaan dalam bisnis global.

  1. Membuka Akses untuk Investasi dan Pembiayaan bagi Perusahaan

Para investor saat ini sudah mempunyai kesadaran akan pentingnya berinvestasi pada perusahaan yang telah melakukan CSR. Demikian juga penyedia dana, seperti perbankan, lebih memprioritaskan pemberian bantuan dana pada perusahaan yang melakukan CSR.

 

 

  1. Meningkatkan Harga Saham

Pada akhirnya jika perusahaan rutin melakukan CSR yang sesuai dengan bisnis utamanya dan melakukannya dengan konsisten dan rutin, masyarakat bisnis (investor, kreditur,dll), pemerintah, akademisi, maupun konsumen akan makin mengenal perusahaan. Maka permintaan terhadap saham perusahaan akan naik dan otomatis harga saham perusahaan juga akan meningkat.

 

3.     Upaya Penerapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT. Tirta Investama untuk  Berkembang Bersama Masyarakat

Kegiatan-kegiatan atau program yang telah dilaksanakan Perseroan di lingkungan pabriknya antara lain:

  1. Konservasi Lingkungan.Perseroan turut berkontribusi dalam inisiatif-inisiatif konservasi lingkungan. Fokus kegiatan konservasi yang dilakukan Perseroan pada saat ini adalah pembibitan pohon keras dan pohon buah, yang merupakan langkah awal dari kegiatan konservasi di hutan dan daerah tangkapan air. Program yang dinamakan “Hutan Sekolah” dirancang untuk melibatkan sekolah-sekolah supaya ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan. Selama Tahun 2008, sudah 3 sekolah yang terlibat, yakni SDN Babakan Pari 2, SDN Dukuh dan Madrasah Al Barokah. Murid dan guru dari ketiga sekolah dengan pendampingan Perseroan dan Kebun Raya Bogor, mengembangkan pembibitan pohon keras dan buah di lingkungan sekolah.

Selain itu, dilakukan juga penanaman pohon di daerah sekitar daerah sumber dan pembagian pohon manggis sebanyak 4.000 buah yang dilakukan dalam dua tahap kepada 1.665 Kepala Keluarga di Desa Tangkil, Kecamatan Ciawi sebagai lanjutan dari program tahun lalu di Desa Babakan Pari. Pada tahun ini, Perseroan juga mulai bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al- Amin dalam program pembibitan Pohon Puspa dan Albasia yang nantinya digunakan untuk program konservasi Gunung Salak.

Perseroan dalam melakukan kegiatannya selalu mengacu pada kebutuhan masyarakat sekitar, dan bekerja sama dengan pemerintah, sekolah dan masyarakat di daerah sekitar Pabrik dalam pembibitan, pendistribusian dan penanaman pohon, baik di daerah konservasi, lingkungan desa, pekarangan masyarakat maupun di sekitar sumber AQUA.

  1. Air Bersih Hidup Sehat

Program Air Bersih Hidup Sehat merupakan program yang dirancang oleh Perseroan untuk berkontribusi dalam upaya perbaikan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kesehatan lingkungan. Pada tahun 2008, Perseroan mengimplementasikan program tersebut di Kampung Darmaga, Babakan Pari, yang lokasinya berdekatan dengan Sumber Air Kubang. Sebelum program tersebut dilaksanakan, masyarakat menggunakan air yang berasal dari rembesan sawah yang disalurkan ke kolam penampungan air. Air tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, cuci, masak, wudhu dan kebutuhan lainnya. Di dalam program ini, kegiatan yang dilakukan adalah pembangunan instalasi pompa, penampungan air, MCK umum, dan tempat wudhu yang dapat dimanfaatkan oleh sekitar 320 orang yang merupakan penduduk Rt 4 – Rw 2, Desa Babakan Pari. Pada pelaksanaan Program Air Bersih Hidup Sehat ini, Perseroan bekerja sama dengan Panitia Sarana Air Bersih yang dibentuk secara mandiri oleh masyarakat. Partisipasi masyarakat ditunjukkan dengan keterlibatan yang aktif dalam perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan fasilitas yang telah terbangun. Kontribusi Perseroan dalam program ini berbentuk bantuan teknis, peralatan dan material bangunan, pompa, listrik, serta pemipaan. Selain pembangunan sarana-sarana tersebut, Perseroan merencanakan untuk melanjutkan program ini dengan pelatihan dan penyuluhan perilaku hidup bersih bagi masyarakat.

  1. Pendidikan

Sejak akhir tahun 2007 Perseroan berpartisipasi dalam mengembangkan program pendidikan di sekitar lokasi Pabrik Perseroan. Program pendidikan yang telah dikembangkan, mengutamakan pola transparansi dan kemitraan, baik melalui capacity building (perencanaan, pelaksananaan, pelaporan) dan pendanaan. Dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, baik dari sisi kebijakan pemerintah maupun Perseroan maka disusunlah Program Bantuan Sekolah (Supporting School Program). Program ini bertujuan untuk memperkaya dalam bentuk dukungan pendidikan dari Perseroan.Secara rutin, Perseroan mulai memberikan kontribusi tersebut kepada 25 SD/MI sekitar lokasi pabrik berupa pengembangan infrastruktur maupun kelengkapan lain yang terkait dengan aktivitas belajar-mengajar di sekolah-sekolah tersebut.Di samping itu, Perseroan juga turut mengembangkankampanye lingkungan hidup bagi murid-murid sekolah melalui RAMSAR Game. Pendidikan tentang lingkungan hidup yang disampaikan melalui permainan ini, dapat dimainkan di dalam kelas. Diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kecintaan anak-anak sebagai generasi penerus akan arti pentingnya pelestarian lingkungan.

  1. Bantuan Sosial

Selain tiga program tersebut, kepedulian Perseroan kepada masyarakat juga ditunjukkan dengan melakukan bantuan-bantuan sosial, antara lain:Khitanan masal dan pembagian hewan kurban setiap tahun di sekitar pabrikPengobatan gratis di Desa Mekarsari dan Babakan Pari bekerja samaSabit Merah Indonesia Cabang Sukabumi.Perbaikan saluran air untuk penanggulangan banjir di sekitar Pabrik Citeureup.Perseroan tetap terus melaksanakan program-program tanggung jawab sosialnya secara bertahap, dan berkesinambungan dengan melibatkan para pemangku kepentingan. Pengeluaran Perseroan dalam program sosial pada tahun 2008 sejumlah Rp. 1,5 milyar yang dialokasikan untuk program-program dan bantuan sosial untuk masyarakat di sekitar pabrik-pabrik milik Perseroan.

Program-program CSR AQUA berada dalam suatu payung besar yang dinamakan AQUA LESTARI. Di dalam AQUA LESTARI ini, terdapat empat program utama yaitu:

Konservasi dan pendidikan lingkungan Pertanian organik dan manajemen sumber daya air berkelanjutan

  1. Pemantauan dan pengurangan emisi karbon serta.Akses air bersih dan penyehatan lingkungan yang biasa disebut sebagai WASH.Selain lelakukan program CSR disekitar lingkungan pabrik, PT Aqua juga turut melakukan program CSR di sebagian besar wilayah Indonesia. Berikut diantaranya beberapa kutipan berita program-program CSR yang dilakukan di beberapa wilayah Indonesia:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

A.  Kesimpulan

1.  Bahwa didalam kegiatan CSR terjadi hubungan timbal balik antara masyarakat dengan corporate

2.  Banyak dampak positif yang dirasakan masyarakat sekitar dengan adanya CSR.

3.  PT. Tirta Imvestama  turur berperan untuk memberikan kontribusi dalam pencapaian kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.

4.  Dengan bertanggungjawab sosial masyarakat CSR citra masyarakat akan suatu produk yang dihasilkan( Memperkuat “Brand” Perusahaan)

 

B.        Saran

Tanggung jawab sosiaPT Tirta Investama  ini akan suskses bila ada kerjasama diantara perusahaan dengan masyarakat. Untuk mencapai dunia yang lebih setara, berkelanjutan tanpa kemiskinan dan kerusakan lingkungan. Dibutuhkan pergeseran paradigma, dari pemenuhan “kepentingan individu” menjadi “kepentingan bersama”, yaitu perubahan dari pengelolaan “corporate usual responsibility” menjadi  “corporate social responsibility”, yang berarti berubahnya orientasi dari gaya hidup “Saya” menjadi “Kita”. Seluruh anggota masyarakat harus bekerja bersama sebagai team untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk kita semua.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Dirjosisworo Soejono, Hukum Perusahaan Mengenai Penanaman Modal, Indonesia, Mandar Maju, Bandung: 1999.

 

Dwi Nurwoko (2006) Sosiologi teks pergaulan dan terapan. Jakarta : Kencana

 

http://business enveroment.wordpress.com/2007/03/01/program -C http://www.djpp.depkumham.go.id/hukum-bisnis/84-tanggung-jawab-sosial-perusahaan-corporate-social-responsibility-dan-iklim-penanaman-modal.htmlhttp://labitacanadase.webs.com/apps/blog/show/2694870

 

Mochtar Kusumaatmadja, Hukum, Masyarakat dan Pembinaan Hukum Nasional, Binacipta, Bandung

 

Sonny A . Keraf, Etika BIsnis : Tuntutan dan Relevansinya, Yogyakarta, Kanisius, 1998.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penipuan Dan Pengamanan Komputer

Penipuan dan Pengamanan Komputer

 

Penipuan adalah sesuatu yang digunakan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan secara tidak adilterhadap orang lain yang meliputi kebohongan,penyembunyian kebenaran,muslihat dan kelicikan.tindakan tersebut sering mencakup pelanggaran terhadap suatu kepercayaan .tindakan penipuan didalam suatu perusahaan dapat dilakukan oleh pegawai(pihak internal)atau mantan pegawai yang mana mereka memahami sistem perusahaan dan kelemahannya.

Penipuan internal dibedakan menjadi dua,yaitu:

  1. penggelapan aset ,yaitu peggelapan aset yang  dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk memperoleh keuntungan pribadi.
  2. penipuan laporan keuangan,yaitu merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja atau tidak baik melalui tindakan atau penghilangan sehingga menghasilkan laporan keuangan yang menyesatkan secara material(merugikan)

Menurut Komisi Nasional atas Pelaporan Keuangan(Treadway comission)ada 4 tindakan untuk mengurangi kemungkinan antara lain :

1.Membentuk organisasi yang memberikan kontribusi terhadap integritas laporan keuangan

2.Identifikasi dan pahami faktor faktor pendorong kearah penipuan laporan keuangan.

3.Nilai resiko dari penipuan laporan keuangan

4.Desain dan implementasikan pengendalian internal.

 

Proses Penipuan

3 karakteristik yang berhubungan dengan penipuan

  1. Pencurian.contohnys pegawai perusahaan yang termotivasi untuk mencuri dengan melebihkan kewajiban
  2. konversi.Pencurian terhadap aset kemudian dijual kembali
  3. Penyembunyian kejahatan untuk menghindari pendeteksian.

cara umum dan efektif untuk menyembunyikan pencurian adalah membebankan item yang dicuri kepada suatu akun biaya.Cara lain untuk menyembunyikan penurunan aset adalah dengan cara gali lubang tutup lubang(lapping)

 

 

 

Sebab sebab terjadinya penipuan antara lain adalah tekanan atau motif,peluang dan rasionalisasi.

Tekanan adalah motivasi seseorang untuk melakukan tindakan penipuan,seringkali berupa tekana keuangan,dan tekanan yang bersifat diskriminasi pekerjaan,tekanan keluarga/rekan kerja,emosi yang tidak stabil,dan tantangan dalam mengalahkan sistem.

Peluang merupakan kondisi atau situasi yang memungkinkan seseorang melakukan tindakan yang tidak jujur.Peluang seringkali terjadi dikarenakan kurangnya pengendalian internal perusahaan,kepercayaan yang berlebihan atas pegaai utama,supervisor yang tidak kompeten

Rasionalisasi adalah alasan yang menbuat perilaku yang ilegal dianggap sesuatu yang wajar karena hanya bermaksud meminjam aset yang dicuridan akan dikembalikan.

Penipuan Komputer

Merupakan segala tindakan ilegal yang membutuhkan pengetahuan atau skill komputer untuk melakukan tindakan awal penipuan,penyelidikan,atau pelaksanaanya antara lain: pencurian,penggunaan akes  dan perusakan software, atau data secara tidak sah,pencurian uang dengan mengubah data komputer,perusakan hardware ,penggunaan fasilitas komputer  untuk melakukan tindak pidana,mencari informasi  dengan cara ilegal melalui penggunaan komputer

Perkembangan Penipuan pada media komputer.

Organisasi  yang melacak penipuan komputer mencapai 80 % diAmerika Serikat,tidak ada stu kejadian pada penipuan komputer mencapai 10 miliar per tahun.Berdasarkan 6 alasannya tidak seorangpun mengetahui bagaimana perusahaan kala menghadapi penipuan komputer.

  1. tak seorangpun setuju tentang hal hal yang termasuk penipuan komputer.
  2. Banyak penipuan komoputer yang tidak terlacak atau terdeteksi
  3. Kurang lebih 80-90 % persen yang terungkap tidak dilaporkan
  4. Sebagian besar memiliki tingkat keamanan yang rendah
  5. Banyak informasi didalam internet yang memberikan intruksi bagaimana memulai kejahatan atau penyalahgunaan komputer
  6. Penegakan hukum tidak mampu mengikuti pertumbuhan jumlah penipuan komputer

 

 

 

 

 

 

 

Pertanyaan dan Jawaban

  1. Q : Sebutkan tigs karakteristik yang dihuningkan dengan kebanyakan penipuan?jelaskan?

A:

  • Pencurian sesuatu disebut juga dengan pencurian aset  ialah jenis yang paling umum dari penipuan pegawai.
  • Konversi aset yang dicuri dalam uang tunai,contohnya persediaan yang dicuri dalam uang tunai.contohnya : persediaan yang dicuri dan peralatan yang dijual/dikonversi kedalam uang tunai
  • Penyembunyian kejahatan u/menghindari pendeteksian contohnya dengan menggelembungkan aset yang lain/mengurangi kewajiban/ekuitas
  1. Q:  Apa saja sebab terjadinya penipuan?Jelaskan?

A:

  • Tekana,merupakan dorongan seseorang untuk melakukan penipuan karena desakan/tekanan ekonomi
  • Peluang,merupakan suatu kondisi/situasi yang memungkinkan seseorang untuk melakukan suatu tindakan yang tidak jujur
  • Rasionalisasi,kebanyakan pelaku meras atidak benar benar berlaku tidak jujur.alasan mereka melakukan penipuan lebih penting dari kejujuran dan integritas.
  1. Q: siapa saja pelaku penipuan tersebut & mengapa?

A:

  • Pelaku penipuan cenderung berumur lebih muda & memiliki lebih banyak pengetahuan,pengalaman,&keahlian komputer
  1. Q: Menurut teori  Treadway Commission ada berapa tindakan untuk mengurangi tindakan       penipuan?sebutkan

A:

  • Membentuk organisasi atau kelompok yang memberikan kontribusi terhadap integritas laporan keuangan
  • Idebtifikasi & pahami faktor faktor pendororng kearah penipuan  keuangan
  • Nilai resiko dari penipuan laporan keuangan
  • Design & implementasikan pengendalian internal
  1. Q: Sebutkan macam macam penipuan komputer

A:

  • Pencurian penggunaan akses penyalinan dan perusakan software
  • Pencurian uang dengan mengubah catatan komputer
  • Perusakan hardware
  • Konspirasi untuk menggunakan sumber daya komputer
  • Keinginan secara ilegal untuk mendapatkan informasi
  1. Q:  Sebutkan enam alasan mengapa tak seorangpun mengetahui dengan pasti bagaimana perusahaan kalah dalam menghadapi penipuan komputer?

A:

  • Tidak setiap orang setuju dengan hal hal yang termasuk penipuan komputer
  • Banyak penipuan komputerbyang tidak terdeteksi
  • Sekitar 80 % hingga 90% penipuan komputer yang terungkap tidak dilaporkan
  • Sebagian besar jaringan mempunyai tingkat keamanan yang  rendah
  • Banyak hal diinternet yang memberikan intruksi  langkag langkah tentang bagaimana memulai/melakukan penyalahgunaan komputer
  • Pengakuan hukum tidak mampu mengikuti jumlah penipuan komputer
  1. Q:  Untuk mengellompokkan penipuan komputer adalah dengan menggunakan model pemrosesan data.Sebutkan dan jelaskan?

A:

  • Input: cara yang paling umum dan paling sederhana untuk melakukan penipuan adalah dengan mengubah input komputer
  • Pemroses,penipuan komputer dapat dilakukan melalui penggunaan sistem  tanpa diotorisasi yang meliputi pencurian waktu &jasa komputer
  • Perintah komputer,penipuan komputer dapat dilakukan dengan cara merusal software yang memproses data perusahaan
  • Data,Penipuan komputer dapat diawali dengan mengubah /merusak file dta perusahaan/menyalin.
  • Output,Penipuan komputer dapat dilakukan dengan cara mencuri /menyalahgunakan output sistem
  1. Q:  Berikan 3 contoh penipuan penipuan penyalahgunaa n komputer?

A:

  • Pemalsuan e-mail,mengirim email yang seolah olah dikirim oleh orang lain
  • Pembajakan software,menyalin software komputer  tanpa ijin dari pembuatnya
  • Mengacak data,mengubah data sebelum,selama,atau setelah dimasukkan ke sistem dengan tujuan menghapus,mengubah/manambah sistem data utama
  1. Q:  Apa yang disebut dengan pintu belakang ?

A:

  • Pintu belakang adalah cara masuk ke mesin tanpa melewati pengendalian sistem yang normal
  1. Q:  Apa yang dimaksud dengan bom waktu logika?

A:

  • Adalah program yang sementara tetap diam hingga keadaan /waktu tertentu yang telah ditentukan pemicunya

Audit Sistem Informasi Berbasis Komputer

AUDIT SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

Definisi Auditing

Merupakan sebuah proses sistematis yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki kompetensi dan bersikap independen,mengenai perolehan dan penilaian atas bukti secara obyektif,dilakukan dengan mengumpukan dan menilai  atas bukti bukti informasi yang dapat dikualifikasikan  dengan tujuan menentukan tingkat kesesuaian antara penyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan serta mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan.

Pelaksanaan audit ada dua yaitu:

a)      Audit Konvensional: dilakukan pada perusahaan yang belum menggunakan system komputer

b)      Audit PDE/EDP(Electronic data Processing) audit: dilaksanakan pada perusahaan yang unsure utama pengolahan datanya menggunakan system computer

Konsep Audit

Dalam pelaksanaan sebuah audit ,auditor termasuk dalam hal ini audit EDP harus memiliki perencanaan dalam melaksanakan proses audit,dimana semuanya terkait dengan verifikasi dan pengesahan yang bertujuan untuk membuktikan kevalidan transaksi transaksi yang digunakan

Rangkaian langkah pelaksanaan audit :

  1. Penggunaan langkah langkah yang sistematis

Sistematis berarti bahwa langkah langkah yang disusun berdasarkan struktur yang logis,terkait dengan maksud dan tujuan dari langkah langkah tersebut.

  1. Memperoleh bukti dan menilainya

Bukti bukti yang dimaksud adalah semua data informasi,keterangan baik berupa dokumen data maupun tata cara proses dan langkah proses yang terdapat dalam program computer.

  1. Menilai Kesesuaian terhadap aturan

Dalam pemyelenggaraan kegiatan usaha,suatu badan usaha diwajibkan untuk memenuhi aturan aturan yang sudah ditetapkan,yakni mencakup aturan eksternal perusahaan,undang undang maupun ketetapan pemerintah lainnya.Pada pengolahan data berbantuan computer buti bukti juga harus didukung dengan pemeriksaan terhadap system computer yang dipakai,file data serta alur kerja yang tedapat dalam program.

  1. Laporan Hasil Pemeriksaan

Hasil pemeriksaan teradap hal tertentu yang diaudit maka seorang auditor  akan disampaikannya sebagai sebuah Laporan Hasil Audit.Pada pengolahan data berbasis computer laporan hasil Audit  disertai dengan keterangan auditor mengenai pemeriksaannya terhadap system computer maupun system maupun program program yang diperiksanya.

  1. Perencanaa Audit

Rencana pemeriksaan akan mempermudah dalam memeriksa langkah demi langkah dengan sistematis dan benar sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya pemeriksaan tanpa arah yang tidak efektif dan tidak efisien. Tujuan dari penetapan sasaran pemeriksaan adalah untuk mendapat informasi mengenai kewajiban hukum perusahaan maupun hal hal peting lainnya.

 

Referensi :Aspek Aspek EDP Audit pengendalian internet pada komputerisasi/Edi Purwono ;-Ed.I-Yogyakarta:Andi,

PERTANYAAN DAN JAWABAN

  1. Q : Jelaskan definisi audit ?

A : Merupakan sebuah proses sistematis yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki kompetensi dan bersikap independen,mengenai perolehan dan penilaian atas bukti secara obyektif,dilakukan dengan mengumpukan dan menilai  atas bukti bukti informasi berkenaan dengan tujuan menentukan tingkat kesesuaian antara penyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan serta mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak yang berkepentingan.

  1. Q  :Sebutkan kriteria kriteria sebuah kegiatan audit?

A   :

  • Merupakan proses yang sistematis & terencana untuk mengumpulkan dan menilai    bukti bukti mengenai aktifitas ekonomi suatu badan usaha
  • Dikerjakan oleh seseorang berkeahlian khusus dan bekerja secara independen
  • Keahlian dana independensi tersebut digunakan untuk menilai, menentukan serta melaporkan tingkat kesesuaian antara aktifitas ekonomi yang diperiksa dengan criteria atau ketentuan yang berlaku
  • Mengkomunikasikan hasil pemeriksaaan kepada pihak pihak yang berkepentingan
  1. Q  :  Jelaskan konsep auditing?

A  :  Dalam pelaksanaan sebuah audit ,auditor termasuk dalam hal ini audit EDP harus memiliki perencanaan dalam melaksanakan proses audit,dimana semuanya terkait dengan verifikasi dan pengesahan yang bertujuan untuk membuktikan kevalidan transaksi transaksi yang digunakan

  1. Q  : Jelaskan tujuan pelaksanaan audit  dalam sistem informasi?

A  :

1.meningkatkan keamanan asset-aset perusahaan

2. meningkatkan integritas data

3. meningkatkan efektifitas system

4. meningkatkan efisiensi sistem

  1. Q  : Jelaskan perbedaan audit konvensional dan audit EDP(Electric Data Process)?

A   : Perbedaan antara audit konvensional dan audit EDP terletak pada penggunaan unsur pengolahan datanya.pada audit EDP sistem pengolahan datanya menggunakan komputer,sedangkan pada audit EDP tidak

  1. Q  : Jelaskan perbedaan audit finansial dan audit operasional?

A  :  Audit finansial pelaporan hasil auditnya berupa pemberian opini,sedang operasional berupa saran saran perbaikan

  1. Q  :  Sebutkan langkah langkah pelaksaan audit?

A  :

  • Membuat langkah langkah sistematis yang terstruktur dan  terkait dengan maksud dan tujuan
  • Memperoleh bukti dan menilainya
  • Menilai kesesuaian barang bukti dengan kriteria atau aturan aturan yang berlaku
  • Penyajian laporan audit
  1. Q  : Jelaskan hubungan antara audit dengan pengendalian internal?

A  :  Audit merupakan suatu upaya pengendalian internal yang dilakukan oleh sebuah instansi perusahaan dengan maksud kontrol terhadap sistem

  1. Q  :  Jelaskan dampak perkembangan komputerisasi terhadap pelaksanaan audit?

A  :

  • Perkembangan computer yang sangat cepat
  • Prosenya tidak dapat diikuti secara fisik
  • Data tersimpan dalam bentuk dokumen fisik

 

  1. Q  :  Jelaskan perbedaan audit konvensional dan audit EDP?

A  :

No Perbedaan Audit Konvensional Audit EDP
1 Bukti pemeriksaan Dokumen fisik Dokumen fisik dan penyimpanan data magnetik
2 Prencarian buktai transaksi Menggunakan metode audit trail Menggunakan program pencarian dan pemeriksaan
3 Pengolahan Data Kesalahan pada pengolahan data manual tidak bisa tetap kesalahannya ,mengingat pengolahan data secara manual Petugas dapat berbuat kesalahan secara tidak tertentu tahapnya apabila  kesalahan ,maka akan terjadi kesalahan yang sama berulang ulang selama kesalahan program belum dibenahi tu tahapnya,sehingga
4 Faktor Kesalahan dalam pegolahan data Ada kemungkinan kesalahan tidak terjadi lagi pada tahap berikutnya Jika data yang dipakai salah maka semua laporannya juga salah,tetapi tidsk dapat dilihat secara langsung melalui laporan keuangan yang dihasilkan